Para pembaca webtoon pastinya sudah tidak asing lagi dengan judul “Terlalu Tampan”. Ya, film ini menceritakan tentang keluarga yang memiliki wajah tampan turun menurun. Nah dibawah ini yuk kita review film terlalu tampan.

Berikut review film terlalu tampan

Benaran tampan

Jika biasanya novel yang dijadikan film. Kini review film terlalu tampan menjadi komik online lokal pertama yang di angkat ke layar lebar. Pembacanya pun pasti sudah memiliki persepsi sendiri mengenai karakter yang diperankan oleh pemain.

Namun dalam film ini, tidak perlu khawatir takut pemainnya tidak sesuai dengan visual yang di komik. Karena cas yang disajikan benar-benar tampan. Definis tampan secara harafiah, ada [ada satu keluarga Kulin.

Penokohan yang unik

Review film terlalu tampan tidak ada perubahan nama dari versi komik. Seperti Pak Archewe yang disinyalir memiliki 1200 mantan dalam hidupnya. Karena terlalu tampan. Juga sang istri, Jer Basuki Mawa Bea yang biasa dipanggil Bu Suk.

Kemudian, Okisena Helvin yang biasa dipanggil Mas Oksis, Si cowok playboy yang memiliki tingkat kepercayaan diri luar biasa. Sehingga menerbitkan bukunya sendiri yang berjudul “1001” cara PDKT cewek. Sertay kulin yang memiliki nama lengkap Witing Tresno Jalaran Suko Kulino.

Suguhan komedi yang serius

Film yang juga dimeriahkan oleh Dimas Danang ini, kerap hadirkan nuansa komedi yang lengkap. Dari premis hingga punchline semua tertata rapi. Bahkan riview film terlalu tampan juga hadirkan beberapa adegan plot spesial.

Tentunya tidak akan terbayangkan oleh penonton sebelumnya. Begitupun dengan efek-efek yag terapkan pada film. Hal ini tidak terlihat nora. Justru sangat menghibur.

Berbeda dengan komik

Intip-Review-Film-Terlalu-Tampan-2

Meski dkilain merupakan adaptasi dari komik. Namun tidak semua cerita terangkum dalam satu tayangan dengan konsep yang sama. Jika di webtoon, Okis adalah adik Kulin. Maka di film terlalu taman , Okis menjadi kakak Kulin yang dperankan oleh Tarra Budiman.

Di film ini lebih menyajikan konflik yang dihadapi oleh Kulin selama menjadi cowok terlalu tampan. Beberapa tokoh juga ada yang dihilangkan seperti pengenalan Mbah Lpan dan Mbah Enol dalam komik tidak ada dalam film.

Refleksi anak muda masa kini

Selain memberikan cerita yang segar. Juga setiap adegan merefleksikan bagaimana respon kebanyakan perempuan terhadap laki-laki tampan. Seperti yang di tayangkan pada trailernya terdapat beberapa adegan menggambarkan dampak yang terjadi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *